hit counter html code

Memahami Perihal Suku Bunga dalam Kredit Mobil

Memahami Perihal Suku Bunga dalam Kredit Mobil

Suku-Bunga-Kredit-MobilBlog Otomotif – Pada rubrik otomotif yang sebelumnya, Blog Otomotif telah mengulas tentang “Pengertian Uang Muka Alias Down Payment (DP) Dalam Kredit Mobil.” Kali ini untuk melanjutkan artikel tersebut, topik yang akan kita bahas kali ini adalah tentang “Memahami Perihal Suku Bunga dalam Kredit Mobil“.

Pada dasarnya, ada beberapa hal yang wajib dipelajari mengenai suku bunga kredit mobil yang ada di pasaran, baik dari sektor perbankan maupun lembaga pembiayaan. Secara teknis, ada 2 jenis suku bunga dalam kredit mobil, antara lain :

1. Suku Bunga Tetap (Flat Rate)

Suku Bunga Tetap atau Flat Rate adalah sistem perhitungan suku bunga yang besarannya mengacu pada pokok hutang awal. Kebanyakan perusahaan pembiayaan di Indonesia, baik itu lembaga intermediasi seperti bank atau perusahaan pembiayaan murni, menawarkan suku bunga jenis ini dalam pembiayaan pembelian mobil.

Dengan menggunakan sistem bunga flat ini, maka porsi bunga dan pokok dalam angsuran bulanan akan tetap sama. Misalnya : Besarnya suatu angsuran adalah Rp. 1 juta dengan komposisi porsi pokok : Rp 750 ribu dan bunga Rp 250 ribu. Maka sejak angsuran pertama hingga terakhir, porsinya akan tetap sama alias tidak akan pernah berubah.

Untuk menghitung besarnya angsuran dengan menggunakan sistem bunga flat ini sebenarnya cukup sederhana. Misalnya jika kita hendak membeli sebuah mobil dengan sistem kredit seharga Rp 150 juta, maka:

Harga mobil = Rp 150 juta

DP Murni (30%) =  Rp 45 juta

Pokok hutang = Rp 150 juta – Rp 45 juta = Rp 105 juta

Ambil contoh saja bunganya 5% flat per tahun dengan tenor pinjaman 3 tahun, maka angsurannya per bulannya menjadi :

= (105 juta + (105 juta X 5% X 3))/36 bulan

= Rp 3. 354. 167

Di dalam angsuran sebesar Rp 3. 354. 167 itu sudah termasuk porsi pokok sebesar IDR 2.916.664 dan bunga sebesar IDR 437.500. Dengan demikian jika kita hendak melakukan early repayment atau pelunasan awal, tinggal dihitung saja, kita sudah berapa kali kita membayar angsuran dan dikalikan jumlah porsi pokok hutang itu.

2. Suku Bunga Mengambang (Floating Rate)

Suku Bunga Mengambang atau Floating Rate adalah suku bunga yang dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Suku bunga jenis ini utamanya relatif terhadap perubahan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang ditentukan oleh bank sentral kita, Bank Indonesia.

Bank-bank umum dan perusahaan-perusahaan pembiayaan kemudian akan menyesuaikan suku bunga mereka sendiri untuk menjaga profit margin tertentu, atau dalam istilah keuangan, spread-nya. Alhasil, suku bunga dari kredit mobil jenis ini dapat berfluktuasi. Sedikit ketidakpastian yang bisa menguntungkan, tapi juga bisa merugikan.

Pastikan Anda memahami dengan jelas mengenai sistem suku bunga yang diterapkan oleh lembaga yang menaungi pembiayaan kredit mobil Anda. Terakhir, pilihlah suku bunga yang paling rendah, sehingga nantinya tidak membebani Anda dalam mengangsur. Semakin ringan bunga pinjaman kredit mobil Anda, maka biasanya hidup akan terasa lebih mudah.

Share artikel ini...

KOMENTAR

Your email address will not be published.